Kota Batu adalah salah satu kota di Indonesia yang kemajuannya tak bisa dipandang sebelah mata. Kini, kota Batu juga menerapkan smart city kota Batu yang berguna untuk membuat kota cerdas yang terintegrasi antara masyarakatnya dan juga pemerintah dalam satu kesatuan yang lebih baik. Ada aplikasi yang menggerakkan mereka agar satu padu. Apa saja?

  1. Among Tani

Aplikasi pertama yang digunakan dalam konsep smart city di Kota Batu adalah Among Tani. Aplikasi ini seperti halnya namanya memang dikhususkan untuk para petani di Kota Batu dan pembeli serta masyarakat pada umumnya. Dalam aplikasi ini, Anda bisa menemukan banyak sekali fitur yang bisa dimanfaatkan, terlebih untuk para petani.

Misalnya saja, bagaimana cara menjual produk hasil pertanian, harga pasaran, hingga keluhan para petani juga bisa di sini. Selain itu, para petani juga bisa berkomunikasi secara langsung dengan pembeli dan begitu juga sebaliknya menggunakan ini. Tujuan dari pembuatan aplikasi ini sebenarnya sederhana, untuk mengembangkan dan memajukan hasil panen petani.

Selain bisa memudahkan petani dalam menjual hasil lahannya, aplikasi yang satu ini juga bisa digunakan untuk melatih petani menjadi lebih mandiri. Petani bisa mencari pembelinya sendiri tanpa harus tergantung pada tengkulak yang selama ini mereka lakukan. Dengan begitu harga hasil panen mereka bisa sesuai dengan kualitas dari hasil taninya.

Bukan hanya bermanfaat untuk para petani saja, aplikasi ini juga bisa bermanfaat untuk para pembeli. Pembeli bisa saja komplain melalui aplikasi ini bila tak puas dengan hasil panen dari petani tertentu. Nantinya, mereka juga bisa memberikan berbagai ulasan kepada si petani dan mereka bisa saling bertukar pendapat dengan petani yang mereka beli hasil panennya.

  1. Among Warga

Selain Among Tani, aplikasi lain yang jadi penggerak utama dalam smart city Kota Batu adalah Among Warga. Aplikasi yang satu ini adalah yang paling banyak dimanfaatkan warga karena siapa saja bisa menggunakannya dengan bebas. Melalui aplikasi ini, warga Batu bisa melaporkan berbagai keluhan dan kritik terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Misalnya saja bila ada sampah yang ditumpuk seseorang, pohon tumbang, lalu lintas hingga jalan rusak. Masyarakat Batu bisa melaporkannya dengan terlebih dulu mengunduh aplikasi Among Warga. Setelah itu, instal di ponsel Anda dan laporkan di mana kejadian atau keberadaan dari masalah itu. Misalnya jalan rusak atau jalanan yang berlubang.

Nantinya, aplikasi akan menghubungkannya langsung ke dinas terkait. Dalam hal ini, bila kejadian yang dimaksud adalah jalan rusak, maka dinas terkait yang akan dihubungi adalah Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR. Setelah dilaporkan, nantinya pelaporan itu akan diposes dan ditindak lanjuti dengan cara paling baik.

  1. Among Kota

Aplikasi terakhir yang digunakan dalam penerapan smart city di Kota Batu adalah Among Kota. Among Kota sendiri memiliki lima fitur utama terkait pelayanan publik di kota Batu yakni informasi dan berita, informasi tempat wisata, transportasi publik, administrasi kependudukan dan nomor kontak darurat yang semuanya ada untuk mempermudah warga.

Nah, keinginan pemerintah kota Batu dalam mengubah kotanya menjadi kota yang cerdas beserta masyarakatnya telah didukung dengan berbagai aplikasi terbaik. Selain itu, tentu juga dengan layanan internet paling baik. Layanan internet di smart city Kota Batu sendiri memakai Lintasarta yang sediakan jaringan internet yang baik dan cepat dengan harga murah.

shares